Klaten – Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Klaten berhasil menuntaskan program kerja unggulan berupa pembuatan dan pemasangan plakat Identitas RW 1 hingga RW 10 di Desa Tempursari, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten. Program ini dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2025 sebagai salah satu kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu pemerintah desa dan masyarakat.
Mengatasi Masalah Navigasi dan Identitas Wilayah
Sebelumnya, Desa Tempursari menghadapi kendala dalam navigasi. Sebagian besar RW belum memiliki plakat nama yang jelas, membuat warga maupun pendatang kesulitan menemukan Alamat ketua RW. Berangkat dari masalah ini, mahasiswa KKN Unisri berinisiatif untuk membuat plakat yang tidak hanya fungsional tetapi juga seragam dan estetis. Tujuannya adalah untuk mempermudah akses, memperindah tata ruang desa, dan memperkuat identitas setiap wilayah.
Baca Juga: Marketplace terbaik untuk belanja buku referensi perkuliahan
Kolaborasi dan Gotong Royong sebagai Kunci Sukses
Proses pengerjaan program ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh pihak. Tim KKN Unisri memulai dengan survei lokasi dan berkoordinasi dengan kepala desa serta para ketua RW untuk memastikan plakat dipasang di titik-titik strategis. Pembuatan plakat dilakukan secara gotong royong, di mana mahasiswa bekerja sama dengan warga lokal yang memiliki keahlian di bidang pertukangan.
Pemasangan plakat dilakukan secara bertahap, diawali dari RW 1 hingga RW 10. Para mahasiswa dibantu oleh ketua RW setempat. Semangat kolaborasi ini menjadi kunci utama keberhasilan program, di mana setiap pihak saling bahu-membahu untuk memastikan plakat terpasang dengan kokoh dan tepat.
Dampak Positif dan Apresiasi dari Masyarakat
Program ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari masyarakat Desa Tempursari. Kepala Desa, Bapak Hj. Budi Diyatmiko, B.Sc, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja keras adik-adik mahasiswa KKN Unisri. Plakat ini sangat membantu dan menjadi kebanggaan bagi desa kami. Kami berharap semangat kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut di masa depan,” ujarnya.
Dengan selesainya program ini, tim KKN Unisri tidak hanya meninggalkan karya fisik, tetapi juga membuktikan bahwa peran aktif mahasiswa dapat memberikan dampak positif dan signifikan bagi pembangunan desa.













