Jumat, 7 November 2025 – Aula Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, UIN Raden Mas Said Surakarta, menjadi tempat berlangsungnya acara pelantikan Panitia Khusus (PANSUS) SEMA FUD 2025 secara resmi. Acara ini menandai pembukaan langkah awal dalam proses revitalisasi dan re-organisasi kemahasiswaan yang dinamis, progresif dan adaptif di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, dengan tujuan memperkuat peran mahasiswa sebagai motor penggerak perubahan positif di lingkungan kampus.
Panitia Khusus yang berjumlah 20 orang ini dipimpin oleh Ahmad Zia El-Haque, selalu Ketua Panitia Khusus yang bertugas menjalankan sekaligus mengawasi seluruh proses Re-Organisasi Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah tahun 2025. Dengan komitmen tinggi, panitia ini diharapkan dapat menjamin kelancaran rangkaian kegiatan re-organisasi yang penuh tantangan, sekaligus menjawab kebutuhan pembaruan tata kelola organisasi kemahasiswaan.
Acara dibuka secara khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Farras Aulia, mempertajam rasa spiritual dan motivasi seluruh peserta. Suasana semakin bergelora ketika seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UIN Raden Mas Said, meneguhkan rasa kebangsaan dan identitas institusi yang solid.
Dalam sambutannya, Ahmad Zia El-Haque menekankan bahwa Panitia Khusus bukan sekadar pelaksana formalitas administratif, melainkan juga agen perubahan yang memiliki tanggung jawab besar memfasilitasi partisipasi aktif mahasiswa dan memastikan transparansi serta akuntabilitas Panitia Khusus SEMA FUD 2025. Selajutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Umum SEMA FUD 2025, Saka Arjuna, yang menginformasikan sejumlah pembaharuan penting dalam mekanisme Re-Organisasi tahun ini. Salah satu hal pembaharuan nya adalah ditambahkannya mahasiswa semester 3 untuk menjadi calon ketua umum organisasi mahasiswa. Dengan adanya pembaharuan tersebut diharapkan bisa menjadi langkah nyata dalam upaya peremajaan kepemimpinan. Saka juga menekankan pentingnya semangat kolektif dan kekompakan dalm menjalankan tugas serangkaian agenda Re-Organisasi tahun ini, mengingat perubahan tersebut berpotensi menghadirkan berbagai tantangan yang mesti dihadapi bersama.
Puncak acara pelantikan yaitu, dengan prosesi resmi dari Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Nur Sidik, S. Fil. i, M. Hum. Dalam kesempatan tersebut, beliau juta menyampaikan pesan penting mengenai peran strategis berorganisasi sebagai fondasi pembentukan kapasitas kepemimpinan mahasiswa yang berintegritas dan berdaya saing. Dengan berupaya menyemangati, beliau mengutarakan motivasi bahwa “lulusan organisasi mahasiswa FUD paling tidak bisa memimpin pada tingkat kecamatan di masa mendatang,” yang menggarisbawahi kepercayaan besar pada potensi dan kualitas kader mahasiswa FUD.
Acara ini juga dihadiri juga oleh jajaran pengurus SEMA FUD 2025, menandakan dukungan kuat terhadap keberlangsungan dan kesuksesan program kerja Panitia Khusus 2025. Sesi foto bersama mengabadikan semangat kebersamaan, setelah itu acara dilanjutkan dengan rapat perdana panitia sebagai langkah konkret memulai agenda kerja yang telah dirancang secara detail.
Pelantikan Panitia Khusus SEMA FUD 2025 diharapkan bukan hanya sekadar rutinitas organisasi tahunan semata, melainkan sebuah momentum strategis untuk menjawab dinamika dan tantangan zaman dengan menghadirkan kepemimpinan mahasiswa yang inovatif dan adaptif. Dengan memprioritaskan integritas, kolaborasi, serta semangat inovasi, proses Re-Organisasi diharapkan mampu menghasilkan tokoh-tokoh muda yang siap mengemban amanah membawa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah ke arah kemajuan dan kebanggaan bersama.














