Klaten – Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta (UNISRI) dari Kelompok 58 sedang KKN di Desa Solodiran, Kec. Manisrenggo, Kab. Klaten telah melaksanakan kegiatan “Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint dengan Daun di Sekitar Kita Pada Peserta Disik Kelas 5 SDN 2 Solodiran” pada Rabu (30/7/2025).
Kegiatan ini merupakan program kerja individu yang dilaksanakan oleh Shinta Putri Larasati yang merupakan salah satu anggota KKN kelompok 58 UNISRI yang merupakan mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas 5 SD Negeri 2 Solodiran, Kec. Manisrenggo dengan tujuan agar peserta didik mampu menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui pemanfaatan bahan alami, melatih kreativitas dan keterampilan tangan peserta didik dalam membuat karya seni ecoprint.
Juga mengajarkan pentingnya mengurangi sampah plastik dengan cara menggunakan tas kain (totebag) yang dapat dipakai berulang kali, mengenalkan teknik ecoprint secara sederhana, sebagai bentuk seni ramah lingkungan, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini, dengan memperlihatkan bahwa karya buatan tangan bisa memiliki nilai jual.
Sebelum dilaksanakannya kegiatan ini, satu hari sebelumnya peserta didik diberikan pengumuman untuk membawa alat dan bahan seperti daun dan palu kayu, totebag telah disiapkan oleh Shinta selaku pelaksana acara.
Baca Juga: Lokapasar terbaik untuk belanja buku referensi perkuliahan
Acara dipimpin oleh Shinta selaku pelaksana acara dengan pemberian ice breaking pada peserta didik agar mereka lebih semangat dan fokus mengikuti kegiatan. Setelah itu, pembagian totebag dan plastik untuk alas totebag agar tidak menempel pada palu kayu oleh seluruh mahasiswa KKN UNISRI Kelompok 58 kepada seluruh peserta didik kelas 5 SD N 2 Solodiran yang berjumlah 12 peserta didik.

Selanjutnya peserta didik menyiapkan alat dan bahan yang telah mereka bawa yaitu daun dan palu kayu lalu daun yang telah disiapkan ditata di atas totebag. Totebag tersebut dialasi dengan plastik lalu dipukul-pukul menggunakan palu kayu atau batu yang telah dibawa oleh peserta didik.
Peserta didik mengikuti kegiatan dengan baik dan antusias karena praktek tidak hanya pemberian materi sehingga tidak membuat peserta didik mengantuk. Selain itu juga karena peserta didik diajar oleh orang luar selain guru yang ada di SD sehingga mereka tidak bosan.
Shinta, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini disesuikan dengan mata pelajaran P5 yang ada pada Kurikulum Merdeka yang sekarang mata pelajaran itu telah dihapuskan.
Hasil dari kegiatan ini adalah peserta didik mengasah kreativitas masing-masing, juga seni ramah lingkungan karena menggunakan totebag dan menggantikan plastik kantong setiap berbelanja serta menumbuhkan sikap kepeduliaan lingkungan dengan memanfaatkan daun sebagai motif totebag.
Kegiatan ini juga bermanfaat untuk menambah finansial dengan menjual hasil totebag yang telah dibuat dan pada akhirnya uang tersebut dapat digunakan untuk uang saku peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mengajarkan kreativitas serta nilai jual dan ekonomi untuk peserta didik SD kelas 5.
*****
Penulis reportase: Shinta Putri Larasati (Mahasiswa Program Studi PGSD UNISRI), dengan Dosen Pembimbing Lapangan Dewi Maria Herawati, M.I.Kom.















sangat inspiratif, pembuatan karya seni ecoprint bermedia totebag dalam upaya mengurangi penggunaan kantong plastik