Klaten – Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Penggunaan Handphone yang Baik dan Benar untuk Meminimalisir Dampak Negatif” bagi siswa kelas VI MI Muhammadiyah Candirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, pada Selasa (29/7/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UNISRI Tahun Akademik 2024/2025 yang mengusung tema “Sinergi UNISRI, Pemerintah, dan Masyarakat Desa: Penguatan Potensi Lokal Guna Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutan”.
Program ini dilaksanakan di bawah bimbingan dan arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Hudi Kurniawanto, S.E., M.M., yang memberikan pendampingan mulai dari tahap perencanaan, penyusunan materi, hingga evaluasi kegiatan. Peran DPL sangat penting dalam memastikan kegiatan KKN berjalan sesuai tujuan, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan memberikan manfaat nyata bagi sasaran program.
Pelaksana kegiatan, Nizal Rizky R., mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Ilmu Komunikasi UNISRI, menjelaskan bahwa penggunaan gawai pada anak perlu diawasi dan dibatasi untuk mencegah dampak negatif seperti penurunan konsentrasi belajar, berkurangnya interaksi sosial, gangguan kesehatan mental, dan penurunan prestasi akademik.
“Anak-anak sebaiknya menggunakan gawai tidak lebih dari 1–2 jam per hari, memilih konten yang bermanfaat, serta menjaga postur tubuh ketika menggunakan perangkat. Edukasi ini penting agar mereka dapat memanfaatkan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab,” ujar Nizal.
Baca Juga: Lokapasar terbaik untuk belanja buku referensi perkuliahan
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung interaktif dengan penyampaian materi yang disertai contoh nyata, diskusi, serta pemberian tips praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.
Kepala MI Muhammadiyah Candirejo, Sri Winarno, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKN UNISRI. “Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana penggunaan gawai di kalangan siswa cukup tinggi. Kami berharap anak-anak dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dan orang tua turut melakukan pengawasan di rumah,” ujarnya.

Meski berjalan lancar, pelaksana kegiatan mengakui adanya keterbatasan waktu sehingga sosialisasi hanya dapat diberikan kepada satu kelas. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak siswa serta didukung dengan media pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif.
*****
Ditulis oleh Nizal Rizky.R, Mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta Kelompok 62 Desa Candirejo, di bawah bimbingan dan arahan DPL Bapak Hudi Kurniawanto, S.E., M.M.













