Bulan Ramadhan diketahui menjadi puncak likuiditas perekonomian dimana pengeluaran rumah tangga meningkat pesat. Sehingga perlu setiap rumah tangga perlu mempersiapkan diri agar tidak terjebak pada perilaku keuangan yang merugikan.
Adapun perilaku keuangan yang baik bisa dilihat dari keputusan penggunaan uang di saat dihadapkan pada kebutuhan yang harus dikeluarkan secara efektif, untuk menabung, dan untuk investasi Edukasi perilaku keuangan keluarga dilakukan pada kelas parenting wali murid TPA IT Baiti Jannati, Surakarta.
Metode dalam pengabdian ini berupa edukasi melalui identifikasi masalah, pemaparan materi, dan diskusi. Beberapa dari peserta parenting mengakatakan jika memang minim akan persiapan keuangan menghadapi Ramadhan. Kesiapan mental dan psikis dalam menghadapi Ramadhan kunci utama untuk menghindari adanya tekanan dan stress karena peningkatan pengeluaran.
Maka dari itu perlu rencana khusus untuk menghadapi Ramadhan dengan menerapkan strategi peningkatan pendapatan, pengelolaan keuangan pribadi, penerapanstrategi copingdengan planfulproblem solving, self control, pemanfaatam teknologi dan financial teknologi.
Sangat disarankan dan dianjurkan sebelum Ramadhan harus sudah mempersiapkan keuangan Ramadhan dengan cara membuat Tabungan Ramadhan. Selain itu harus bijak dalam berbelanja, kelola keuangan sedemikian rupa hingga terpenuhinya semua kebutuhan tanpa adanya defisit atau hutang.
Adanya kegiatan ini peserta diharapkan memiliki pengetahuan lebih baik terkait perilaku keuangan dan bisa mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak selama bulan Ramadhan dengan pemanfaatan insfrastruktur financial.














