• TENTANG KAMI
  • KIRIM TULISAN
  • REDAKSI
FORKA
Indonesia Imaji
  • BERANDA
  • FORKA INSTITUE
    • RISET
    • DISKUSI
  • SOCIAL ENTERPRISE
  • BERITA
  • OPINI
  • AKADEMI
  • BISNIS
  • KOMUNITAS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • FORKA INSTITUE
    • RISET
    • DISKUSI
  • SOCIAL ENTERPRISE
  • BERITA
  • OPINI
  • AKADEMI
  • BISNIS
  • KOMUNITAS
No Result
View All Result
FORKA
No Result
View All Result

Inovasi Hijau dari Mahasiswa untuk Petani; Daun Pepaya jadi Pestisida Nabati

Program Kerja Inidvidu Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Kelompok 61 KKN UNISRI 2025

FORKA INDONESIA by FORKA INDONESIA
August 18, 2025
in BERITA
0
Inovasi Hijau dari Mahasiswa untuk Petani; Daun Pepaya jadi Pestisida Nabati

Dokumentasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran (KKN-PPM) UNISRI 2025 Kelompok 61, oleh Lutfiana Embun Cahyanti

0
SHARES
55
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Taskombang, Klaten – Di tengah isu global tentang bahaya penggunaan pestisida kimia, muncul satu inisiatif sederhana namun penuh makna dari Desa Taskombang, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten. Program bertajuk “Sosialisasi dan Pembuatan Pestisida Nabati dari Daun Pepaya: Solusi Ramah Lingkungan untuk Hortikultura”.

Program ini diinisiasi oleh Lutfiana Embun Cahyanti, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta 2025 Kelompok 61, bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan ibu-ibu PKK setempat pada Rabu (06/08/2025).

Pada kesempatan ini, Embun juga menyampaikan materi mengenai bahaya penggunaan pestisida kimia dalam jangka panjang.

Selain dapat menyebabkan pencemaran tanah dan air, residu pestisida kimia juga berpotensi merusak kesehatan manusia, mulai dari iritasi kulit hingga risiko gangguan organ tubuh bila terakumulasi.

Materi ini menjadi pengantar penting sebelum praktik pembuatan pestisida nabati, agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya beralih pada solusi yang lebih aman.

Baca Juga: Lokapasar terbaik untuk belanja buku referensi perkuliahan

Sekilas, daun pepaya mungkin hanya dianggap sebagai limbah pekarangan atau pakan ternak. Namun, siapa sangka, daun pepaya mengandung senyawa papain, alkaloid, dan tanin yang memiliki sifat insektisida alami.

Senyawa-senyawa ini mampu mengganggu sistem pencernaan hama seperti ulat, kutu daun, hingga serangga perusak tanaman, tanpa mencemari lingkungan.

Keunggulan lainnya, daun pepaya sangat mudah didapat karena hampir setiap rumah di desa memilikinya, sehingga petani tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk membeli bahan baku.

Dalam kegiatan tersebut, Embun memandu warga mempraktikkan langsung pembuatan pestisida nabati. Bahan yang digunakan, antara lain :

  1. Daun pepaya segar
  2. 2 liter ai bersih
  3. 2 sendok makan deterjen cair/sabun cuci piring

Langkah pembuatannya :

  1. Cuci daun pepaya hingga bersih.
  2. Masukkan ke dalam ember dan tambahkan air secukupnya.
  3. Remas-remas daun selama ±10 menit hingga air berubah warna hijau pekat.
  4. Saring air rendaman menggunakan kain bersih untuk memisahkan ampas.
  5. Diamkan rendaman selama ±12 jam di tempat yang teduh.
  6. Setelah didiamkan, campurkan pestisida nabati dan air bersih dengan perbandingan 1:1.
  7. Kemudian, beri 1-2 sendok makan sabun dan aduk hingga rata.
  8. Pestisida nabati daun pepaya siap digunakan!

Cara pengaplikasian :

Pestisida nabati ini digunakan dengan cara disemprotkan secara merata ke bagian daun tanaman, khususnya di bagian bawah daun yang sering menjadi tempat hama bersembunyi. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari agar hasil lebih efektif dan tidak merusak tanaman.

Antusiasme peserta begitu terasa. Ibu-ibu yang hadir tampak semangat, bahkan beberapa melontarkan pertanyaan seperti, “Kalau untuk cabai rawit cocok nggak?” atau “Bisa dipakai di daun kol biar nggak bolong-bolong, ya?” Suasana ini memperlihatkan bahwa kegiatan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga mempererat kebersamaan.

Menurut Embun, manfaat dari program ini tidak hanya sebatas pengendalian hama. Lebih dari itu, masyarakat didorong menjadi lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pertaniannya.

“Kami ingin memberikan solusi sederhana namun bermanfaat, agar petani maupun masyarakat bisa beralih pada penggunaan pestisida nabati yang lebih murah, aman, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dokumentasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran (KKN-PPM) UNISRI 2025 Kelompok 61, oleh Lutfiana Embun Cahyanti

Kegiatan ini sekaligus membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. Harapannya, dari sehelai daun pepaya yang tumbuh di pekarangan rumah, lahirlah inovasi dan solusi pertanian yang sehat, murah, dan ramah lingkungan.

KKN PPM UNISRI 2025 “Sinergi Universitas, Pemerintah, dan Masyarakat Desa: Penguatan Lokal Guna Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutan”

 *****

Penulis reportase: Lutfiana Embun Cahyanti (Mahasiswa Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi UNISRI), dengan Dosen Pembimbing Lapangan Agung Yudhistira Nugroho, S.IP., M.A

 

Previous Post

Edukasi Bahaya Game Berlebihan, Siswa SD 2 Ngawen Didorong Gunakan Gadget Secara Bijak

Next Post

Sosialisasi Profesi, KKN Kelompok 17 Universitas Boyolali Ajak Siswa SDN Garangan Berani Bermimpi

Next Post
Sosialisasi Profesi, KKN Kelompok 17 Universitas Boyolali Ajak Siswa SDN Garangan Berani Bermimpi

Sosialisasi Profesi, KKN Kelompok 17 Universitas Boyolali Ajak Siswa SDN Garangan Berani Bermimpi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

STAY CONNECTED

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

July 15, 2025
Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

July 7, 2025
Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

July 15, 2025
Mengubah Masalah Menjadi Ide Usaha

Mengubah Masalah Menjadi Ide Usaha

July 13, 2025
Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Tempat Hand Sanitizer

Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Tempat Hand Sanitizer

4
Masyarakat Miskin: Antara Kenyang atau Pintar

Lomba Agustusan dan Judi Darat

2
Mahasiswa KKN-T MBKM Unisri Berikan Inovasi dalam Meningkatkan Omset UMKM Kripik Pare di Kalisoro

Mahasiswa KKN-T MBKM Unisri Berikan Inovasi dalam Meningkatkan Omset UMKM Kripik Pare di Kalisoro

1
Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint dengan Daun di Sekitar Kita Pada Siswa SDN 2 Solodiran

Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint dengan Daun di Sekitar Kita Pada Siswa SDN 2 Solodiran

1
Memahami Total Quality Management: Strategi Membangun Organisasi Berkualitas dan Berdaya Saing

Memahami Total Quality Management: Strategi Membangun Organisasi Berkualitas dan Berdaya Saing

March 11, 2026
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi Laksanakan Magang di Setda Karanganyar

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi Laksanakan Magang di Setda Karanganyar

February 11, 2026
Kain yang Bicara:  Mode, Makna, dan Tanggung Jawab terhadap Bumi

PSN yang Pindah, Luka yang Tertinggal di Tanah Fakfak

January 22, 2026
Pelantikan Pengurus Ormawa FEBI UIN Surakarta dan Lahirnya Tonggak Baru BPKM-PS Ekonomi Syariah

Pelantikan Pengurus Ormawa FEBI UIN Surakarta dan Lahirnya Tonggak Baru BPKM-PS Ekonomi Syariah

January 21, 2026
  • Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

    Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Masalah Menjadi Ide Usaha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prinsip Koperasi Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
FORKA

A research and training center focus on economic empowerment base on social entrepreneurship and digital technology #IndonesiaBerdaya

Email: idforka@gmail.com
Whatsapp: 0851-5840-5844

RECENT NEWS

Memahami Total Quality Management: Strategi Membangun Organisasi Berkualitas dan Berdaya Saing

Memahami Total Quality Management: Strategi Membangun Organisasi Berkualitas dan Berdaya Saing

March 11, 2026
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi Laksanakan Magang di Setda Karanganyar

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi Laksanakan Magang di Setda Karanganyar

February 11, 2026
Kain yang Bicara:  Mode, Makna, dan Tanggung Jawab terhadap Bumi

PSN yang Pindah, Luka yang Tertinggal di Tanah Fakfak

January 22, 2026

POPULAR POST

Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

July 15, 2025
Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

July 7, 2025
Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

July 15, 2025
  • TENTANG KAMI
  • KIRIM TULISAN
  • REDAKSI

© 2021 Forka Indonesia

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • FORKA INSTITUE
    • RISET
    • DISKUSI
  • SOCIAL ENTERPRISE
  • BERITA
  • OPINI
  • AKADEMI
  • BISNIS
  • KOMUNITAS
  • KIRIM TULISAN
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI

© 2021 Forka Indonesia