Jimus, Klaten 13 Agustus 2025 – Balai Desa Jimus sore itu tampak ramai oleh warga yang hadir mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Kelompok 77 KKN PPM Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta.
Dengan tema “Program Pemberdayaan melalui Pembuatan Lilin Aromaterapi”, mahasiswa mengajak masyarakat untuk belajar keterampilan baru yang tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpotensi menjadi peluang usaha kreatif.
Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai bahan-bahan dasar lilin serta manfaat aromaterapi bagi kesehatan dan relaksasi. Mahasiswa kemudian memberikan demonstrasi cara membuat lilin aromaterapi secara sederhana, mulai dari proses pelelehan bahan, pemberian aroma, pewarnaan, hingga pencetakan.
Antusiasme warga terlihat jelas. Banyak yang aktif bertanya mengenai cara mengembangkan produk ini agar bisa dipasarkan, bahkan sebagian ibu rumah tangga langsung mencoba menuangkan lilin cair ke dalam cetakan dengan rasa ingin tahu yang besar.
Baca Juga: Marketplace terbaik untuk belanja buku referensi perkuliahan
“Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat. Selain bisa dipakai sendiri di rumah, lilin aromaterapi juga bisa menjadi peluang usaha kecil-kecilan untuk menambah penghasilan,” ungkap salah satu peserta kegiatan.
Kepala Desa Jimus pun memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Unisri karena kegiatan ini dinilai sejalan dengan upaya desa dalam mendorong kreativitas dan kemandirian ekonomi warganya.
Melalui program ini, Kelompok 77 berharap masyarakat Jimus dapat terus mengembangkan keterampilan membuat lilin aromaterapi, sehingga tidak hanya menambah pengetahuan baru tetapi juga menjadi bekal untuk membuka usaha mandiri di masa depan














