• TENTANG KAMI
  • KIRIM TULISAN
  • REDAKSI
FORKA
Indonesia Imaji
  • BERANDA
  • FORKA INSTITUE
    • RISET
    • DISKUSI
  • SOCIAL ENTERPRISE
  • BERITA
  • OPINI
  • AKADEMI
  • BISNIS
  • KOMUNITAS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • FORKA INSTITUE
    • RISET
    • DISKUSI
  • SOCIAL ENTERPRISE
  • BERITA
  • OPINI
  • AKADEMI
  • BISNIS
  • KOMUNITAS
No Result
View All Result
FORKA
No Result
View All Result

Mahasiswi Agroteknologi Gelar Edukasi Pemanfaatan Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Kanoman

FORKA INDONESIA by FORKA INDONESIA
August 27, 2025
in BERITA
0
Mahasiswi Agroteknologi Gelar Edukasi Pemanfaatan Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Kanoman
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Klaten, 14 Agustus 2025 – Upaya mengurangi limbah rumah tangga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pertanian ramah lingkungan terus digalakkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Salah satunya dilakukan oleh Aiza Nur Haliza, mahasiswi Program Studi Agroteknologi yang saat ini melaksanakan KKN di Desa Kanoman, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten.

Melalui program berjudul “Pemanfaatan Limbah Dapur Sebagai Pupuk Organik Cair (POC)”, Aiza mengajak masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk melihat potensi limbah dapur yang sering dianggap tidak berguna. Sisa sayuran, kulit buah, hingga air cucian beras ternyata dapat diolah menjadi pupuk organik cair yang memiliki nilai manfaat tinggi untuk menyuburkan tanaman.

Kegiatan ini disambut antusias oleh warga karena tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga praktik langsung mengenai cara pembuatan POC skala rumah tangga. Dengan bahan-bahan sederhana yang tersedia di sekitar rumah, masyarakat dapat membuat pupuk cair yang ramah lingkungan sekaligus murah.

Adapun bahan yang digunakan dalam pembuatan POC ini sangat sederhana, yaitu: air cucian beras 1 liter, gula jawa sebagai sumber energi fermentasi, sisa-sisa sayuran dari dapur, serta botol bekas sebagai wadah fermentasi. Semua bahan tersebut kemudian dicampurkan dan difermentasi selama beberapa hari hingga menghasilkan pupuk organik cair yang siap digunakan pada tanaman.

Baca Juga: Marketplace terbaik untuk belanja buku referensi perkuliahan

Menurut Aiza, tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat tentang pengolahan limbah dapur, sehingga dapat mengurangi potensi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh penumpukan sampah organik rumah tangga. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan pekarangan rumah dengan pertanian yang lebih sehat, sekaligus membentuk kebiasaan positif menuju pertanian berkelanjutan skala kecil.

Manfaat nyata yang diharapkan dari program ini cukup besar. Pertama, masyarakat memahami cara mengolah limbah dapur menjadi POC yang bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman. Kedua, terjadi pengurangan volume sampah organik rumah tangga yang biasanya hanya berakhir di tempat pembuangan. Ketiga, tanaman pekarangan menjadi lebih subur dengan penggunaan pupuk alami buatan sendiri. Keempat, terciptanya ketahanan pangan keluarga melalui optimalisasi pekarangan rumah dengan sistem pertanian organik.

“Harapan saya, setelah adanya kegiatan ini masyarakat dapat mempraktikkan ilmu yang sudah dipelajari secara berkelanjutan. Dengan begitu, tidak hanya lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga dapat tercipta kemandirian pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah,” ujar Aiza dalam kesempatan penyuluhan tersebut.

Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah kecil yang membawa dampak besar bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Kanoman. Dengan memulai dari rumah tangga, pengolahan limbah dapur menjadi pupuk organik cair bisa menjadi solusi sederhana, murah, namun berdaya guna tinggi untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung pertanian keluarga.

Previous Post

KKN UNISRI kelompok 63 Tebar Semangat Membaca Lewat Program Donasi Buku di Desa Binaan

Next Post

Belajar Membuat Totebag Ecoprint dari Daun dan Bunga untuk Anak-Anak di RT 30, RW 09, Mayungan, Klaten

Next Post
Belajar Membuat Totebag Ecoprint dari Daun dan Bunga untuk Anak-Anak di RT 30, RW 09, Mayungan, Klaten

Belajar Membuat Totebag Ecoprint dari Daun dan Bunga untuk Anak-Anak di RT 30, RW 09, Mayungan, Klaten

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

STAY CONNECTED

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

July 15, 2025
Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

July 7, 2025
Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

July 15, 2025
Mengubah Masalah Menjadi Ide Usaha

Mengubah Masalah Menjadi Ide Usaha

July 13, 2025
Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Tempat Hand Sanitizer

Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Tempat Hand Sanitizer

4
Masyarakat Miskin: Antara Kenyang atau Pintar

Lomba Agustusan dan Judi Darat

2
Mahasiswa KKN-T MBKM Unisri Berikan Inovasi dalam Meningkatkan Omset UMKM Kripik Pare di Kalisoro

Mahasiswa KKN-T MBKM Unisri Berikan Inovasi dalam Meningkatkan Omset UMKM Kripik Pare di Kalisoro

1
Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint dengan Daun di Sekitar Kita Pada Siswa SDN 2 Solodiran

Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint dengan Daun di Sekitar Kita Pada Siswa SDN 2 Solodiran

1
Dosen Manajemen Unisri Gelar Pengabdian Internasional, Dampingi UMKM Muslim di Bangkok Kewirausahaan Sosial Berbasis Masjid

Magister Manajemen Unisri Dorong UMKM Muslim Bangkok Melek Bisnis Digital

April 19, 2026
Prodi Akuntansi Unisri Perkuat Literasi Keuangan UMKM Muslim di Bangkok

Prodi Akuntansi Unisri Perkuat Literasi Keuangan UMKM Muslim di Bangkok

April 19, 2026
Dosen Manajemen Unisri Gelar Pengabdian Internasional, Dampingi UMKM Muslim di Bangkok Kewirausahaan Sosial Berbasis Masjid

Dosen Manajemen Unisri Gelar Pengabdian Internasional, Dampingi UMKM Muslim di Bangkok Kewirausahaan Sosial Berbasis Masjid

April 19, 2026
Usia 30-an Mencari Ketenangan

Usia 30-an Mencari Ketenangan

April 10, 2026
  • Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

    Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Masalah Menjadi Ide Usaha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prinsip Koperasi Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
FORKA

A research and training center focus on economic empowerment base on social entrepreneurship and digital technology #IndonesiaBerdaya

Email: idforka@gmail.com
Whatsapp: 0851-5840-5844

RECENT NEWS

Dosen Manajemen Unisri Gelar Pengabdian Internasional, Dampingi UMKM Muslim di Bangkok Kewirausahaan Sosial Berbasis Masjid

Magister Manajemen Unisri Dorong UMKM Muslim Bangkok Melek Bisnis Digital

April 19, 2026
Prodi Akuntansi Unisri Perkuat Literasi Keuangan UMKM Muslim di Bangkok

Prodi Akuntansi Unisri Perkuat Literasi Keuangan UMKM Muslim di Bangkok

April 19, 2026
Dosen Manajemen Unisri Gelar Pengabdian Internasional, Dampingi UMKM Muslim di Bangkok Kewirausahaan Sosial Berbasis Masjid

Dosen Manajemen Unisri Gelar Pengabdian Internasional, Dampingi UMKM Muslim di Bangkok Kewirausahaan Sosial Berbasis Masjid

April 19, 2026

POPULAR POST

Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

July 15, 2025
Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

July 7, 2025
Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

July 15, 2025
  • TENTANG KAMI
  • KIRIM TULISAN
  • REDAKSI

© 2021 Forka Indonesia

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • FORKA INSTITUE
    • RISET
    • DISKUSI
  • SOCIAL ENTERPRISE
  • BERITA
  • OPINI
  • AKADEMI
  • BISNIS
  • KOMUNITAS
  • KIRIM TULISAN
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI

© 2021 Forka Indonesia