Jatinom, Klaten – Mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta laksanakan reboisasi dan pembagian bibit buah di Desa Krajan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta yang tergabung dalam Kelompok 10 melaksanakan program kerja lingkungan dengan dua agenda utama, yaitu penanaman bibit buah sebagai salah satu bentuk reboisasi yang berlokasi di Desa Krajan.
Lokasi yang diprioritaskan adalah di lahan kosong di Dukuh Karangduwet terdapat pula pembagian bibit pohon kepada masyarakat di Dukuh Krajan, Desa Krajan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten.
Program ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan reboisasi difokuskan di Dukuh Karangduwet, yang dinilai memiliki lahan cukup luas untuk dijadikan area penghijauan. Penanaman dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Jenis pohon yang ditanam meliputi pohon produktif seperti mangga, durian, rambutan, dan jeruk.

Selain reboisasi di Karangduwet, mahasiswa KKN juga melaksanakan pembagian bibit pohon produktif kepada warga Dukuh Krajan. Bibit tersebut dibagikan langsung kepada warga untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing maupun di lahan pertanian pribadi.
Pembagian bibit ini disambut antusias masyarakat. Banyak warga yang langsung membawa pulang bibit untuk segera ditanam. Mahasiswa juga memberikan arahan singkat mengenai tata cara penanaman dan perawatan bibit agar dapat tumbuh dengan baik.
Salah seorang warga Dukuh Krajan, Bapak Heru menyampaikan rasa syukur atas kenang-kenangan bibit tersebut. “Kami merasa terbantu. Bibit ini bisa kami tanam di pekarangan rumah. Kalau nanti berbuah, tentu akan sangat bermanfaat bagi keluarga,” ujarnya.

Program reboisasi dan pembagian bibit ini berjalan dengan baik berkat dukungan berbagai pihak. Mahasiswa KKN berperan sebagai penggerak kegiatan sekaligus penyuluh, sementara perangkat desa dan masyarakat memberikan dukungan tenaga serta fasilitas.
Kepala Desa Krajan, Ibu Suswati Chandra Kirana menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan mahasiswa Universitas Slamet Riyadi sangat relevan dengan kebutuhan desa. “Penanaman di Karangduwet akan memperluas ruang hijau desa, sedangkan pembagian bibit di Dukuh Krajan memperluas penghijauan di tingkat rumah tangga. Dampaknya akan lebih menyeluruh,” ujarnya.
Mahasiswa KKN juga menyampaikan edukasi singkat mengenai pentingnya merawat pohon yang sudah ditanam maupun yang dibawa pulang warga. Perawatan sederhana seperti penyiraman teratur, pemberian pupuk organik, dan menjaga kebersihan area sekitar pohon ditekankan agar bibit dapat tumbuh optimal.
Dengan adanya edukasi tersebut, diharapkan masyarakat tidak hanya menanam, tetapi juga memiliki kesadaran untuk merawat pohon hingga memberikan manfaat nyata.
Program reboisasi di Karangduwet dan pembagian bibit gratis di Dukuh Krajan sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama dalam menjaga ekosistem daratan dan meningkatkan ketahanan lingkungan.
Ketua Kelompok KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Rofiul Amri menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya program serupa di masa mendatang. “Kami berharap warga terus melanjutkan kegiatan ini meskipun KKN telah selesai. Keberhasilan program akan sangat ditentukan oleh komitmen masyarakat dalam merawat pohon,” pungkasnya.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, kegiatan reboisasi di Dukuh Karangduwet serta pembagian bibit gratis di Dukuh Krajan diharapkan dapat menghadirkan lingkungan desa yang lebih hijau, sehat, dan produktif untuk generasi mendatang. Program ini bukan hanya meninggalkan kenangan selama masa KKN, tetapi juga meninggalkan warisan berharga berupa ruang hijau yang akan terus tumbuh seiring berjalannya waktu.














