Klaten – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta Kelompok 66 melaksanakan program kerja edukasi dan sosialisasi peduli lingkungan kepada siswa-siswi kelas 4 Ibnu Batuttah sebanyak 28 orang di MI Muhammadiyah Kahuman, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten.
Kegiatan ini merupakan program kerja individu dari Novi Alifiani Dewi, mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Kegiatan dilaksanakan di ruang kelas MI Muhammadiyah Kahuman pada Kamis, 24 Juli 2025 dengan metode penyampaian yang disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Acara dimulai dengan perkenalan dan pembukaan oleh mahasiswa KKN, dilanjutkan dengan pemaparan materi bertema “Peduli Lingkungan Sejak Dini: Ayo Jaga Bumi dari Hal Kecil” menggunakan media PowerPoint dan gambar interaktif. Materi yang disampaikan mencakup: pengertian lingkungan dan bumi, pengertian peduli lingkungan, alasan pentingnya menjaga lingkungan, dampak dari tidak menjaga lingkungan, serta manfaat dari perilaku menjaga lingkungan.

Pelaksanaan program ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dibentuk sejak usia dini, sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa agar tumbuh menjadi individu yang sadar dan bertanggung jawab dalam menjaga bumi, dimulai dari hal-hal kecil di sekitar mereka. Diharapkan melalui pembiasaan seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat air, serta menjaga kebersihan sekolah dan rumah, akan tumbuh kebiasaan positif yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Kahuman menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Edukasi dan sosialisasi peduli lingkungan ini dinilai bermanfaat bagi siswa karena tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter agar terbiasa menjaga kebersihan sejak dini. Kepala sekolah berharap materi yang diberikan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan kelas dan membuang sampah pada tempatnya.
Dalam pelaksanaannya, Novi Alifiani Dewi mendapat dukungan dari teman-teman KKN Kelompok 66. Selama kegiatan berlangsung, siswa-siswi menunjukkan antusiasme tinggi, aktif menjawab pertanyaan, serta bersemangat mengikuti permainan edukatif “Benar atau Salah”. Kegiatan ditutup dengan sesi menulis harapan untuk bumi, sebagai bentuk refleksi dan penguatan pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi ini, siswa-siswi tidak hanya memperoleh pemahaman dasar mengenai pentingnya lingkungan, tetapi juga diharapkan mampu membangun kesadaran secara mandiri dan konsisten. Dengan begitu, kebiasaan mencintai dan merawat alam dapat menjadi bagian dari gaya hidup mereka sehari-hari, dan mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli, bertanggung jawab, serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian bumi sejak usia dini.
*****
Penulis: Novi Alifiani Dewi, mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNISRI













