Klaten – Dalam rangka mendukung penguatan potensi lokal dan menciptakan generasi mandiri yang berdaya saing, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 95 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan kewirausahaan dengan tema “Membangun Kreativitas dan Jiwa Entrepreneurship untuk Menciptakan Usaha di Masa Mendatang”.
Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 30 Juli 2025 di SMP Muhammadiyah Daarul Arqom, Desa Malangan, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, dengan peserta utama adalah siswa kelas 8.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang mengacu pada tema besar KKN Unisri 2025, yaitu: “Sinergi Unisri, Pemerintah, dan Masyarakat Desa; Penguatan Potensi Lokal Guna Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutan.”
Melalui tema ini, mahasiswa KKN diharapkan mampu menjalin kemitraan strategis yang memberdayakan masyarakat serta memupuk kemandirian sejak usia sekolah.
Materi pelatihan disampaikan oleh Melinda Nur Permatasari, salah satu anggota tim KKN kelompok 95, dengan arahan dan pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dite Hastini, S.Hum., M.Sn.. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman dasar tentang kewirausahaan, menggali potensi kreatif siswa, serta menumbuhkan pola pikir produktif, kreatif dan mandiri sejak usia sekolah.
Dalam pemaparannya, Melinda menekankan bahwa jiwa kewirausahaan bukan hanya soal membuka usaha, tetapi mencakup kemampuan untuk berpikir inovatif, percaya diri, dan mampu mengambil keputusan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa tidak hanya menjadi pencari kerja di masa depan, tetapi pencipta lapangan kerja bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya,” jelasnya.
Adapun tujuan dan manfaat kegiatan ini untuk
- Memotivasi untuk memiliki jiwa wirausaha sejak dini
- Membangun kreativitas dan inovasi
- Membekali keterampilan dasar membangun usaha
- Membangun mindset untuk menciptakan ide usaha secara mandiri
Pelatihan dikemas secara interaktif dengan kegiatan diskusi kelompok, simulasi membuat ide usaha dari bahan lokal, serta tantangan mini-business yang membangkitkan semangat kolaboratif dan ide- ide kreatif. Siswa tampak antusias dan terlihat aktif dalam berbagai sesi pelatihan.
Baca Juga: Lokapasar terbaik untuk belanja buku referensi perkuliahan
Dite Hastini, selaku dosen pembimbing, mengapresiasi semangat siswa dan pihak sekolah yang sangat terbuka terhadap program ini. “Kegiatan ini merupakan langkah awal membangun karakter wirausaha yang kuat, yang dapat menjadi bekal berharga dalam membangun desa yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Penanggungjawab SMP Muhammadiyah Daarul Arqom, dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih kepada Unisri dan tim KKN kelompok 95. “karena kegiatan ini membuka wawasan baru bagi siswa kami. Kami berharap sinergi seperti ini terus berlanjut agar sekolah bisa menjadi pusat tumbuhnya generasi kreatif dan mandiri,” ujarnya.

Sosialisasi dan pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Daarul Arqom Klaten ini menjadi bukti bahwa membangun generasi mandiri dan kreatif harus dimulai dari usia sekolah. Dengan dukungan penuh dari Unisri, pemerintah desa, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memupuk semangat untuk berwirausaha yang berbasis potensi lokal dan berorientasi keberlanjutan.
Program ini selaras dengan visi KKN 95 Unisri, yaitu membangun perubahan yang mampu mengolah sumber daya desa menjadi peluang usaha, sehingga tercipta desa yang maju serta mandiri secara ekonomi dan lestari secara budaya. Semangat kolaborasi antara kampus, sekolah, dan masyarakat diharapkan terus terjaga untuk mencetak generasi yang siap menjadi penggerak ekonomi kreatif di masa depan.
*****
Penulis: Melinda Nur Permatasari (kontak via email: lindapermatasari636@gmail.com )














