• TENTANG KAMI
  • KIRIM TULISAN
  • REDAKSI
FORKA
Indonesia Imaji
  • BERANDA
  • FORKA INSTITUE
    • RISET
    • DISKUSI
  • SOCIAL ENTERPRISE
  • BERITA
  • OPINI
  • AKADEMI
  • BISNIS
  • KOMUNITAS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • FORKA INSTITUE
    • RISET
    • DISKUSI
  • SOCIAL ENTERPRISE
  • BERITA
  • OPINI
  • AKADEMI
  • BISNIS
  • KOMUNITAS
No Result
View All Result
FORKA
No Result
View All Result

Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Sulap Air Cucian Beras Jadi Pupuk Cair Bernilai Tinggi Bersama Ibu-Ibu Desa Nangsri

FORKA INDONESIA by FORKA INDONESIA
August 27, 2025
in BERITA
0
Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Sulap Air Cucian Beras Jadi Pupuk Cair Bernilai Tinggi Bersama Ibu-Ibu Desa Nangsri
0
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Klaten — Siapa sangka, air cucian beras yang selama ini dianggap limbah ternyata bisa menjadi “emas cair” bagi pertanian. Inilah yang dibuktikan oleh program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta di Desa Nangsri, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten.

Lewat kegiatan bertajuk Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair Guna Menjaga Lingkungan Berkelanjutan, para ibu PKK dan kader Posyandu setempat kini mahir mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan dan bermanfaat untuk lahan pertanian.

Program yang diinisiasi oleh Janu Budi Astuti, mahasiswa Fakultas Pertanian UNISRI, ini dilaksanakan pada 30 Juli 2025 di Balai Desa Nangsri. Kegiatan mencakup sosialisasi dan praktik langsung pembuatan POC berbahan utama air cucian beras, dilengkapi bahan pendukung seperti gula merah dan bioaktivator EM4.

Desa Nangsri memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Tanah subur dengan kandungan mineral dari material vulkanik Gunung Merapi menjadikan wilayah ini ideal untuk pertanian padi, jagung, cabai, dan hortikultura. Namun, di balik produktivitas pertanian itu, ada masalah klasik: limbah rumah tangga, khususnya air cucian beras, yang setiap hari terbuang begitu saja ke saluran pembuangan.

“Padahal, air cucian beras mengandung vitamin B, mineral, dan pati yang bisa menyuburkan tanaman,” jelas Janu. Melihat peluang tersebut, ia mengajak warga mengubah kebiasaan membuang limbah menjadi kebiasaan mengolahnya. Tujuannya bukan hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang harganya terus naik.

Kegiatan pelatihan ini mendapat sambutan positif. Dari undangan yang disebar, tingkat kehadiran mencapai 95%. Ibu-ibu PKK dan kader Posyandu tampak antusias mengikuti sesi penjelasan materi, lalu berlanjut ke praktik pembuatan pupuk cair. Mereka belajar cara mencampur air cucian beras dengan gula merah dan EM4, memasukkannya ke wadah fermentasi, serta teknik penyimpanan yang tepat agar kualitas pupuk terjaga.

“Awalnya saya tidak tahu kalau air cucian beras bisa dipakai untuk tanaman. Setelah belajar ini, saya mau coba di rumah,” ujar Sri Wahyuni, salah satu peserta.

Baca Juga: Marketplace terbaik untuk belanja buku referensi perkuliahan

Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran bahwa setiap rumah tangga punya peran penting dalam mengurangi limbah organik. Apalagi, Desa Nangsri masih sangat bergantung pada sektor pertanian, sehingga manfaat dari POC dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Meski berjalan lancar, program ini tidak luput dari hambatan. Masih ada sebagian warga yang belum terbiasa mengolah air cucian beras, apalagi memfermentasikannya. Perilaku membuang limbah langsung ke selokan sudah menjadi kebiasaan bertahun-tahun sehingga butuh waktu dan pendekatan persuasif untuk mengubahnya.

Keterbatasan peralatan juga menjadi tantangan. Tidak semua peserta memiliki wadah fermentasi atau botol penyimpanan yang kedap udara. Bahkan, beberapa mencoba membuat POC namun gagal karena takaran bahan kurang tepat atau proses fermentasi tidak sesuai standar.

Keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil di dapur rumah tangga. Dengan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, pengelolaan limbah organik bisa menjadi gerakan bersama yang membawa manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi.

“Kalau semua desa melakukan hal yang sama, bukan tidak mungkin kita bisa mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan menjaga alam tetap lestari,” tutup Janu.

*****

Penulis 1. Janu Budi Astuti
Penulis 2. Ida Ayu Fatmayuni S.M., M.M.

Previous Post

Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Bangkitkan Semangat Belajar Bahasa Inggris di Desa Solodiran

Next Post

Kuliah Kerja Nyata Universitas Slamet Riyadi Agendakan Latihan Keuangan Sederhana untuk Usaha Kecil

Next Post
Kuliah Kerja Nyata Universitas Slamet Riyadi Agendakan Latihan Keuangan Sederhana untuk Usaha Kecil

Kuliah Kerja Nyata Universitas Slamet Riyadi Agendakan Latihan Keuangan Sederhana untuk Usaha Kecil

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

STAY CONNECTED

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

July 15, 2025
Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

July 7, 2025
Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

July 15, 2025
Mengubah Masalah Menjadi Ide Usaha

Mengubah Masalah Menjadi Ide Usaha

July 13, 2025
Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Tempat Hand Sanitizer

Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Tempat Hand Sanitizer

4
Masyarakat Miskin: Antara Kenyang atau Pintar

Lomba Agustusan dan Judi Darat

2
Mahasiswa KKN-T MBKM Unisri Berikan Inovasi dalam Meningkatkan Omset UMKM Kripik Pare di Kalisoro

Mahasiswa KKN-T MBKM Unisri Berikan Inovasi dalam Meningkatkan Omset UMKM Kripik Pare di Kalisoro

1
Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint dengan Daun di Sekitar Kita Pada Siswa SDN 2 Solodiran

Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint dengan Daun di Sekitar Kita Pada Siswa SDN 2 Solodiran

1
Membaca Arah Bisnis Digital 2026; Dari Perilaku Konsumen, Strategi UMKM, hingga Inovasi Produk

Membaca Arah Bisnis Digital 2026; Dari Perilaku Konsumen, Strategi UMKM, hingga Inovasi Produk

January 8, 2026
Mahasiswa Unisri Laksanakan Kegiatan Magang Kerja di KUD Kebakkramat sebagai Wujud Pembelajaran Lapangan

Mahasiswa Unisri Laksanakan Kegiatan Magang Kerja di KUD Kebakkramat sebagai Wujud Pembelajaran Lapangan

January 5, 2026
Pengalaman Mahasiswa Manajemen UNISRI Magang Kerja di KUD Kebakkramat

Pengalaman Mahasiswa Manajemen UNISRI Magang Kerja di KUD Kebakkramat

January 4, 2026
Pelaksanaan Kegiatan Magang Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta di PT Angkasa Pura Supports Tahun 2025

Pelaksanaan Kegiatan Magang Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta di PT Angkasa Pura Supports Tahun 2025

January 4, 2026
  • Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

    Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah Masalah Menjadi Ide Usaha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Philip Kotler dan Pemasaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
FORKA

A research and training center focus on economic empowerment base on social entrepreneurship and digital technology #IndonesiaBerdaya

Email: idforka@gmail.com
Whatsapp: 0851-5840-5844

RECENT NEWS

Membaca Arah Bisnis Digital 2026; Dari Perilaku Konsumen, Strategi UMKM, hingga Inovasi Produk

Membaca Arah Bisnis Digital 2026; Dari Perilaku Konsumen, Strategi UMKM, hingga Inovasi Produk

January 8, 2026
Mahasiswa Unisri Laksanakan Kegiatan Magang Kerja di KUD Kebakkramat sebagai Wujud Pembelajaran Lapangan

Mahasiswa Unisri Laksanakan Kegiatan Magang Kerja di KUD Kebakkramat sebagai Wujud Pembelajaran Lapangan

January 5, 2026
Pengalaman Mahasiswa Manajemen UNISRI Magang Kerja di KUD Kebakkramat

Pengalaman Mahasiswa Manajemen UNISRI Magang Kerja di KUD Kebakkramat

January 4, 2026

POPULAR POST

Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

Ragam Klasifikasi Koperasi yang Wajib Kamu Tahu

July 15, 2025
Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

Memahami Teknologi dan Proses Produksi Ramah Lingkungan

July 7, 2025
Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

Kenali Lima Elemen Kualitas Layanan dalam Bisnis

July 15, 2025
  • TENTANG KAMI
  • KIRIM TULISAN
  • REDAKSI

© 2021 Forka Indonesia

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • FORKA INSTITUE
    • RISET
    • DISKUSI
  • SOCIAL ENTERPRISE
  • BERITA
  • OPINI
  • AKADEMI
  • BISNIS
  • KOMUNITAS
  • KIRIM TULISAN
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI

© 2021 Forka Indonesia