Krajan, Klaten – Dalam rangka menjalankan Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta (UNISRI), mahasiswa KKN kelompok Desa Krajan melaksanakan kegiatan Program Kerja Individu yang dilaksanakan oleh Rofi’ul Amri, mahasiswa Program Studi Agroteknologi, dengan tema “Pemanfaatan Bahan Organik Sebagai Pengganti Bahan Kimia dalam Ruang Lingkup Pertanian Ramah Lingkungan” pada Selasa (05/08/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh anggota Kelompok Tani Dukuh Krajan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman petani terhadap dampak negatif penggunaan pupuk dan pestisida kimia secara berlebihan, sekaligus memperkenalkan alternatif berupa pestisida nabati yang aman, mudah dibuat, dan hemat biaya. Program ini sekaligus mendorong masyarakat untuk menerapkan praktik pertanian organik demi menjaga kesehatan tanah, lingkungan, dan hasil panen.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua RW 02 Dukuh Krajan yaitu Baak Kharis juga sebgai Ketua Kelompok Tani, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Rofi’ul Amri. Materi yang disampaikan meliputi penjelasan tentang risiko penggunaan pestisida kimia, manfaat pertanian ramah lingkungan, serta pengenalan bahan-bahan alami di sekitar desa yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati, seperti daun mimba, daun pepaya, daun sirsak, dan rempah-rempah.
Selanjutnya, peserta dilibatkan dalam praktik langsung pembuatan pestisida nabati. Tahapan yang dilakukan meliputi pencincangan bahan, proses perendaman, penyaringan, hingga cara pengaplikasian larutan pada tanaman. Dengan metode ini, peserta tidak hanya memahami konsep tetapi juga mampu membuat pestisida nabati secara mandiri.

Antusiasme petani terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif bertanya mengenai takaran bahan, efektivitas pestisida nabati, serta cara penerapannya di lahan pertanian mereka. Salah seorang anggota kelompok tani mengungkapkan, “Kami sangat senang karena ternyata bahan yang ada di sekitar bisa dipakai untuk membuat pestisida. Ini lebih murah dan aman dibandingkan pestisida kimia.”
Kegiatan yang dilaksanakan di Posko KKN Dukuh Krajan ini berjalan lancar berkat dukungan dari perangkat desa, kelompok tani, serta partisipasi mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan baru dan keterampilan praktis yang bermanfaat untuk diterapkan dalam kegiatan bertani sehari-hari.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Krajan semakin terbiasa menggunakan pestisida nabati sebagai bagian dari upaya menuju pertanian yang lebih ramah lingkungan, mandiri, dan berkelanjutan. Selain itu, pendampingan dari pemerintah desa maupun mahasiswa KKN berikutnya sangat dibutuhkan agar penerapan inovasi ini dapat terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan petani.














